by

MAKI akan Melakukan Pengawasan Melekat untuk Pengisian PJ/PLT Kepala Daerah di 18 Kab/Kota se Jatim

SIDOARJO – Jabatan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak, akan berakhir tahun 2023 ini. Selain Gubernur dan Wagub, ada 18 jabatan bupati, wakil bupati dan walikota serta wakil walikota di Jawa Timur yang juga berakhir di tahun 2023 ini.

Dikatakan Choirul Anam, Ketua KPU Jatim, berakhirnya masa jabatan kepala daerah tersebut sesuai Pasal 201 ayat (5) dan ayat (7) UU No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU No.1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No.1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota.

Menurut Anam, gubernur, wagub, bupati, wakil bupati, serta wali kota dan wakil wali kota hasil pemilihan tahun 2018 menjabat sampai tahun 2023. Sedangkan untuk hasil pemilihan tahun 2020 masa jabatannya akan berakhir pada tahun 2024.

“Guna mengisi kekosongan jabatan tersebut akan diangkat penjabat gubernur, penjabat bupati dan penjabat wali kota hingga terpilihnya kepala daerah definitif melalui Pilkada serentak nasional 2024 mendatang,” kata Choirul Anam, Minggu (8/1).

Namun belum dapat dipastikan bulan apa masa jabatan Gubernur dan Wagub Jatim berakhir,  karena menunggu keputusan dari pemerintah pusat.

Selain Gubernur Jatim, Bupati dan Wali Kota di Jatim hasil Pemilukada serentak tahun 2018 juga akan mengakhiri masa jabatannya pada tahun 2023 antara lain Wali Kota Malang, Wali Kota Mojokerto, Wali Kota Probolinggo, Wali Kota Kediri dan Wali Kota Madiun.

Sedangkan untuk bupati dan wakil bupati yang berakhir masa jabatannya, yakni Bupati Probolinggo, Bupati Sampang, Bupati Pamekasan, Bupati Bangkalan, Bupati Bojonegoro, Bupati Nganjuk, Bupati Tulungagung, Bupati Pasuruan, Bupati Magetan, Bupati Madiun, Bupati Lumajang, Bupati Bondowoso dan Bupati Jombang. (*)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed