by

Ini Perilaku Koruptif yang Terstruktur dan Sistemik

SIDOARJO – Berkaitan siaran pers Ketua DPD RI terkait laporan dari Ketua Asosiasi Pemegang Saham Bank Jatim tbk, Sugiharso, MAKI Jatim secara kelembagaan, Bidang Litbang MAKI Jatim, akan secepatnya melakukan penelusuran serta investigasi kepada Bank Jatim.

Hal ini disampaikan dan dipertegas Heru MAKI. “Ini perilaku koruptif berjamaah, dengan cara mengabaikan prinsip dari sebuah regulasi dan secara terstruktur serta sistemik, mempertahankan sebuah prinsip “sak karepe dewe”,” jelas Heru Satriyo, Ketua LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Koorwil Jatim.

MAKI Jatim lebih condong untuk melihat bahwa Bank Jatim merupakan Bank Plat Merah milik Pemprov Jatim, sehingga prinsip penggunaan anggaran yang tidak sesuai regulasi akan masuk dalam kategori perilaku koruptif.

Secara tegas Heru MAKI–sapaan Heru Satriyo–juga menyampaikan bahwa sebenarnya secara internal, Bank Jatim harus mendapatkan atensi penuh dari APH terutama Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, hal ini selaras dengan banyaknya jumlah kasus yang saat ini sedang ditangani oleh Kejati Jatim atau Kejari di beberapa kabupaten.

“Ini masalah hukumnya banyak, tapi secara media hanya memberitakan hal-hal yang baik saja, seperti prestasi, profit dan yang lain,” ungkap Heru MAKI.

Sudah saatnya Bank Jatim mendapatkan atensi evaluasi penuh dari Gubernur Jawa Timur dengan melibatkan auditor independen yang qualified.

Dalam kesempatan ini MAKI Jatim juga akan menemui Ketua Asosiasi Pemegang Saham Bank Jatim tbk untuk menawarkan Bidang Hukum MAKI Jatim terkait apabila Asosiasi akan melaporkan temuan tersebut ke ranah hukum.

“MAKI punya 135 pengacara se-Jawa Timur yang bergabung dalam Bidang Hukum MAKI Jatim dan mereka semua siap apabila Pak Sugiharso minta pendampingan hukum dari kami,” jelas Heru MAKI.

Siaran pers Ketua DPD RI terkait laporan Ketua Asosiasi pemegang saham Bank Jatim tbk akan menjadi awal mula episode yang sangat menarik untuk membuka tabir kelam internal Bank Jatim.

“Kita akan tunjukkan bahwa semua yang busuk, tetap akan berbau busuk, kita lihat saja nanti,” ungkap Heru MAKI.(bud)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed