by

Masjid di RSJ Menur Diduga Dibangun dari Setoran Rekanan

MAKINEWS – Ada bangunan baru di lingkungan RS Jiwa Menur, Jl. Raya Menur, Surabaya. Bangunan tersebut yaitu masjid. Sebenarnya bukan bangunan baru tapi rehabilitasi dari masjid sebelumnya.

Masjid yang mentereng ini dilengkapi fasilitas AC 6 unit.

Jika dicermati, design bangunan masjid ini tidak seperti design lewat asistensi PU Cipta Karya, sehingga terkesan sesukanya.

Keberadaan masjid tersebut menarik perhatian LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Jawa Timur. MAKI Jatim mencium ketidakberesan di balik pembangunan masjid tersebut.

Ketua LSM MAKI Korwil Jatim, Heru Satriyo, S.Ip., kepada makinews.id mengatakan, bahwa team Litbang MAKI Jatim tidak menemukan anggaran untuk rehab masjid tersebut dari berbagai sumber, baik di Pokja maupun di LPSE Jatim.

“Kami menengarai bahwa rehab masjid yang berada dalam lingkungan RS Jiwa Menur yang merupakan RS milik Pemerintah Propinsi Jawa Timur didanai oleh sumbangan dari rekanan pemenang tender,” kata Heru Satriyo.

Itu sangat terlihat bahwa design masjid tidak sepertj design lewat asistensi PU Cipta Karya. “Design sak karepe dewe dengan perubahan-perubahan semaunya saja,” kata Heru.

Ditegaskan oleh Heru, penerimaan dana untuk rehab masjid ini harus dilaporkan mengingat bahwa masjid tersebut bukan milik yayasan atau perseorangan atau Pokmas.

“Dengan dua kaidah di atas, kami sangat simple untuk menanyakan dana atau anggaran dari mana untuk melakukan rehab masjid yang lumayan mewah dengan dilengkapi sampai 6 unit AC di dalamnya. Ini harus dipertanggungjawabkan dan harus transparan serta akuntable,” kata Heru.

Berkenaan dengan kajian tersebut, MAKI Jatim mebegaskan bahwa penerimaan anggaran bantuan atau dana bantuan sekecil apapun harus dipertanggungjawabkan dan diduga bahwa rekanan atau penyedia yang menang tender itu yang memberikan bantuan di mana bantuan tersebut adalah perilaku koruptif karena semua dilakukan di bawah tangan.

Dikatakan Heru Satriyo, MAKI Jatim sudah meminta klarifikasi ke Plh Dirut RS Jiwa Menur melaui pesan Whatshap.

Selain keberadaan masjid tersebut MAKI Jatim juga menyoroti pembangunan Gedung Kantor Lanjutan Gedung Terintegrasi juga di lingkungan RSJ Menur, dengan anggaran hampir Rp 47 milyar, di mana sesuai data HPS Belanja Modal Pembangunan Gedung Kantor Lanjutan tersebut adalah Rp 56,7 milyar.

Tender tersebut dimenangkan PT Permata Anugerah Yalapersada. Sesuai yang disampaikan bahwa rekanan pemenang tender melakukan penawaran yaitu Rp 46,9 milyar atau turun sebesar Rp 9,7 milyar dari HPS sebenarnya.

“Pembangunan gedung kantor lanjutan tersebut akan menjadi perhatian MAKI Jatim untuk dilakukan monitoring karena pemenang tender sudah buang anggaran sebesar Rp 9,6 milyar,” ungkap Heru MAKI.(res)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed