by

Vaksinasi di Sekolah PJ 2 Sidoarjo, PTM atau Tidak, Psikologis Siswa Aman Terpapar Covid-19

-Berita-305 views

MAKINEWS – Hajat melindungi murid-muridnya dari paparan virus corona (Covid-19), juga demi kelancaran berlangsungnya proses pembelajaran meski masih berlangsung virtual, menjadi misi manajemen SD-SMP-SMA Pembangunan Jaya 2 di kompleks Perumahan Puri Surya Jaya Sidoarjo.

Itulah sebabnya, program imunisasi di sekolah milik grup pengembang Jayaland ini Selasa (24/8/2021) pagi, berlangsung antusias, penuh sukacita. Pemandangan itu tampak dari keramah-tamahan pihak sekolah melayani para siswanya mulai dari regristasi, verifikasi peserta vaksinasi, screening kesehatan mereka, sebelum akhirnya mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

Dari sekian banyak siswa, orangtua murid, maupun peserta dari warga luar sekolah yang diminta testimoninya, rata-rata mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan YME. Sebab, di luaran sana kadang warga masyarakat merasa kesulitan mendapatkan vaksin tersebut.

“Terlepas nanti akan dilakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau tidak dalam waktu dekat, tetapi setidaknya secara psikologis mereka merasa aman dan bahkan percaya diri dari paparan virus corona (Covid-19),” papar Suci Wulandari, Kepala SMA Pembangunan Jaya 2 kepada MAKINews.id, Selasa (24/8/2021).

Menurutnya, pihak sekolah Pembangunan Jaya (PJ) 2 Sidoarjo juga tak lupa berterima kasih mendapatkan bantuan 600 paket (vial) vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Jumlah paket vaksin itu melebihi dari jumlah siswa yang akan divaksin, sehingga sisa kuotanya dilempar untuk keluarga guru/karyawan sekolah PJ 2, serta warga sekiar komplek perumahan Puri Surya Jaya.

Suci Wulandari, Kepala SMA PJ 2

Informasinya, murid sekolah PJ 2 yang berhak mengikuti vaksinasi sejumlah 250 orang. Mulai dari murid SD, SMP dan SMA. Selebihnya paket vaksinasi diberikan kepada keluarga guru dan karyawan PJ, serta warga sekitar sekolah.

“Kami mendapatkan bantuan 600 vial vaksin, langsung untuk dosis 1 dan dosis 2 sekaligus. Jadi, untuk vaklsin dosis 2 nantinya kami sudah nggak bingung lagi cari kesana-kemari. Kami sudah siap. Kami bersyukur sekali,” sambung Dewi Masyitoh, Kepala SMP PJ 2.

Dewi Masyitoh, Kepala SMP PJ 2.

Dikatakannya, program vaksinasi covid-19 diselenggarakan di sekolah PJ 2 itu menindaklanjuti manajemen sekolah PJ Pusat di Jakarta, yang juga sudah melakukan vaksinasi untuk seluruh muridnya.

“Iya, betul, kami minta bantuan dari Dinkes provinsi maupun Dinkes Kabupaten Sidoarjo hingga terselenggaranya vaksinasi hari ini. Alhamdulillah disambut baik olek PKM Gedangan, yang kebetulah kantornya berada dalam satu kompleks dengan sekolah kami di sini,” imbuhnya.

Hal itu dibenarkan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Gedangan, Drg fauzi Basalamah. Dalam program vaksinasi itu ia didukung 15 orang tenaga kesehatan (nakes), juga tenaga dari guru serta karyawan sekolah PJ 2. “Kami siapkan kuota hari ini 600 sasaran vaksinasi, dengan jenis vaksin sinovac. Bahkan untuk dosis 2-nya nanti kami sudah siap juga,” kata drg. Fauzi.

Tampak suasana riang-gembira para siswa yang sudah mendapatkan suntikan vaksin. Begitu usai istirahat di ruang observasi sejenak sambil menikmati snack dan minuman, mereka satu per satu berfoto selfie di beberapa venue yang disiapkan panitia, dengan backdrop berbunyi: SUDAH DIVAKSIN.(dur)


Berikut testimony sejumlah siswa usai mendapatkan suntikan vaksin:

Alpha Casey Emerich Kembuan, siswa Kelas XI-IPA SMA PJ 2

“Terima kasih, semua berjalan lancer. Petugasnya juga ramah-ramah. Prosesnya cepat banget, malah saya kaget kok tiba-tiba langsung digilir suntik vaksi. Sebenarnya takut juga dengan jarum suntik, tapi giimana lagi saya pengurus OSIS masa takut, malu…”

Rasya PutraTsaqib, Siswa Kelas VII SMP PJ 2

“Wah, semua lancar sekali. Terima kasih sekali ya. Sebab dengan begini, diri saya akan terlindungi dari paparan virus corona. Ke depannya ya jadi pede alias percaya dirilah.”

orista Decha Ambika, siswa Kelas IX SMP PJ 2

“Vaksinasi dari sekolah ini, seneng banget. Kita akan percaya diri, meski kena virus mungkin dikit banget, lalu virusnya mati karena imun di tubuh saya sudah kuat karena vaksin hari ini. Siapa tahu kita bisa masuk sekolah tatap muka dengan cepat dengan adanya vaksinasi ini. Bisa ketemu teman-teman lagi, belajar bareng di sekolah dong.” (dur)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed