by

Pasar Kembang Terbakar, MAKI Jatim Desak Walikota Surabaya Restrukturisasi PD Pasar Surya

MAKINEWS – Bangunan lantai dua di Pasar Kembang Surabaya ludes dilalap api, Minggu (22/8/2021) sore. Puluhan mobil pemadam kebakaran (Damkar) berusaha memadamkan kobaran api.

Hingga semalam penyebab kebakaran pasar tradisional –yang iconik dengan jajanan pasar atau kue basah di Surabaya ini, masih diteliti petugas Inafis. Namun dipastikan tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, sedangkan kerugian material masih ditaksir.

Atas musibah ini LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Korwil Provinsi Jawa Timur menyatakan keprihatinannya, dan secara khusus menyampaikan ke Walikota Surabaya, Eri Cahyadi.

Kepada Walikota Eri, Ketua LSM MAKI Heru Satriyo, S.Ip.menyampaikan kajian hasil investigasi terkait keberadaan PD Pasar Surya. Pertama, terjadi peningkatan extraordinary dari pengurus PD Pasar dalam hal kesejahteraannya yang diduga tidak wajar.

Kedua, banyak sekali para pencopet dan pencoleng dari tarikan-tarikan dan jual beli serta sewa stan di dalam pasar, bahkan stan-stan itu sudah bukan punya PD Pasar Surya tapi bisa beralih kepemilikan beranak pinak.

“Ketiga, tragedi kebakaran di Pasar Kembang bisa menjadi sebuah momentum kebangkitan restrukturisasi dari PD Pasar sehingga lebih bisa menggenjot PAD Kota Surabaya,” kata Heru Satriyo, Minggu (22/8/2021).

Keempat, praktek jual-beli stand serta jual-beli jabatan di lingkup PD Pasar yang sangat luar biasa berjamaah.
Heru menmbahkan, pihaknya perlu sharing rembug karena MAKI Jatim merasa muak dengan pengurus PD Pasar yang sering pamer atau show kekayaan di tengah mengguritanya dugaan korupsi berjamaah di lingkungan PD Pasar.

“Saya sampaikan ke Walikota Eri, dalam rangka restrukturisasi PD Pasar seyogyanya semua organ PD Pasar yang berkecimpung di dalamnya di-nonaktif-kan. Walikota bisa menggerakkan karang taruna, ormas-ormas, dan LSM untuk membantu peningkatan PAD Kota Surabaya,” pungkas Heru Satriyo.

Tak ada korban jiwa
Puluhan mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kebakaran sekitar pukul 16.30, dan sekitar pukul 17.00 WIB kobaran api berhasil dijinakkan. Dan, situasi dinyatakan kondusif.

Robiah, salah satu pedagang yang berjualan di sekitar Pasar Kembang mengatakan, kebakaran terjadi pukul sekitar 15.45 WIB. Api pertama kali terlihat di lantai dua bangunan.

“Tadi apinya awal, kelihatan di lantai dua bangunan. Pedagang yang di depan langsung semburat,” ujar Robiah.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas PMK Surabaya Dedik Irianto. Penyebab kebakaran belum diketahui. Sedangkan titik awal api ada di lantai dua yang saaat kejadian tak ada aktivitas pedagang karena hari libur.

“Lantai dua itu aktivitasnya tengah malam sampai pagi hari. Penyebabnya kita belum tahu, tapi posisi api sudah besar tadi saat tim pemadam datang. Sumbernya dari tengah (pasar) lantai dua,” ujar Dedik di lokasi.

Dedik mengatakan api cepat menjalar disebabkan banyaknya bangunan atap pasar yang terbuat dari kayu. Untuk jumlah kios yang terbakar, masih dihitung.

“Tidak ada korban jiwa, tidak ada korban masyarakat yang di lokasi,” ujarnya sembari menambahkan, dalam pemadaman kebakaran Pasar Kembang ada 23 unit dari PMK, dan disupport 6 tangki DKRTH Surabaya.

Kejadian ini, menyebabkan lalu lintas di kawasan Pasar Kembang, Arjuno, dan Kedungdoro mengalami kemacetan. Sejumlah petugas sore tadi tampak mengalihkan arus lalu lintas ke ruas lain di sekitar TKP. (dur/res)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed