by

Pangdam V/Brawijaya: Masyarakat Jangan Khawatir dengan Layanan Vaksinasi Dosis Kedua

-Berita-67 views

MAKINEWS – Panglima Daerah Militer V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Suharyanto, mengimbau agar masyarakat tidak khawatir terhadap layanan vaksinasi dosis kedua sebagai upaya pencegahan Covid-19.

“Masyarakat Surabaya pada khususnya, dan Jawa Timur pada umumnya, tak perlu khawatir dan takut terhadap pertanyaan kapan layanan vaksin dosis kedua,” ujarnya di sela meninjau proses vaksinasi dosis kedua di lapangan Makodam V/Brawijaya di Surabaya, Senin (2/8).

Ia mengakui tidak sedikit pertanyaan dari masyarakat tentang kekhawatiran mendapatkan dosis kedua akibat masalah ketersediaan vaksin di beberapa lokasi.

Pangdam mengaku tetap berkomitmen untuk tak pernah berhenti memberikan layanan vaksinasi, dan selalu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, Polri dan instansi terkait lainnya.

“Kami sudah memegang jadwal vaksin dosis kedua untuk masyarakat yang sudah melaksanakan tahap pertama. Salah satunya digelar di Kodam ini, untuk memfasilitasi yang sudah dosis pertama,” ujarnya.

Pelaksanaan vaksinasi di Kodam V/Brawijaya digelar selama dua hari, yakni 2-3 Agustus 2021 dengan menyediakan 5.000 dosis vaksin untuk tahap kedua.

“Hari ini 3.000 dosis vaksin, namun untuk mitra perusahaan yang sudah terdaftar vaksinasi terlebih dahulu, terhitung sekitar 11 perusahaan di antaranya terdapat Sumber Asia, Integra dan Mayora, besok 2.000 dosis,” ucap perwira bintang dua ini.

Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Jatim, total sasaran vaksinasi sebanyak 31.826.206 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, lanjut usia, petugas publik, masyarakat rentan dan masyarakat umum, ditambah warga usia 12 tahun hingga 17 tahun.

Dari sisi jumlah dosis, Pangdam mencatat bahwa Jatim masih yang tertinggi dibandingkan provinsi lain di Tanah Air.

“Tapi dari sisi pencapaian tidak bisa dibandingkan karena beda jumlah penduduk. Semisal di DKI, sekarang juga sudah sekitar 7 juta warganya divaksin, tapi jumlah penduduknya sekitar 12 juta orang sehingga sudah lebih dari 50 persen. Jatim ini sasaran targetnya 31 juta orang lebih,” kata dia.

Pihaknya berharap masyarakat Jatim setiap harinya terus mengikuti program vaksinasi yang diselenggarakan berbagai instansi atau komunitas agar target pencapaian herd immunity atau kekebalan komunal segera terwujud.(feb)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed