by

Pelaku Koperasi dan UKM Divaksin Covid-19, Jatim Minta Tambahan 250.000 Vaksin Lagi

-Berita-70 views

Rahmat, pelaku UKM yang bergerak di usaha isi ulang air mineral, siang itu tergesa-gesa datang di Gedung Kencana, Jl. Bubutan, Surabaya. Masih mengenakan jaket parasut, Rahmat langsung mendaftar di meja regitrasi di samping selatan pintu masuk. Rahmat yang tinggal di Sidoarjo ini harus antre dulu. Usai registrasi wajahnya nampak berbinar.

Rahmat jauh-jauh dari Sidoarjo ke Gedung Kencana karena mengikuti vaksinasi Covid-19 gratis bagi pelaku UMKM, koperasi dan karyawan industri dan jasa. “Saya berterima kasih sekali ke pemerintah yang telah memberi perhatian ke pelaku usaha, apalagi seperti saya yang langsung berhubungan dengan konsumen,” kata Rahmat yang domisili usahanya di Sedati, Sidoarjo, ini.

Vaksinasi gratis untuk pelaku usaha ini merupakan program pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM. Secara nasional di lima provinsi disiapkan 250.000 vaksin. Adapun Jawa Timur mendapat 50.000 vaksin Sinovac. Sentra vaksinasi di Gedung Kencana dimulai Senin (26/7) lalu dan berlangsung hingga 17 Agustus 2021 untuk dosis pertama, lalu dilanjutkan dosis kedua tanggal 18 Agustus 2021.

Vaksinasi gratis untuk pelaku usaha ini juga kerjasama Kementerian Koperasi dan UKM bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) dan Forum Komunikasi Asosiasi Pengusaha (Forkas) Jawa Timur.

Jumat (30/7) lalu sentra vaksinasi ditinjau Deputi Bidang UKM Kementerian Koperasi dan UKM, R.S. Hanung Harimba Rachman dan Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Hadir Kepala Dinas Koperasi dan UKM Prov. Jawa Timur, Mas Purnomo Hadi, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov. Jawa Timur, Drajat Irawan, Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, Ketua Umum Forkas, Eddy Wijanarko, Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M. Rizal dan Co Chief Operating Officer PT Fast Retaling Indonesia (UNIQLO) Indonesia, Yugo Shima.

Hanung Harimba Rachman menyampaikan bahwa ini merupakan bentuk kebersamaan antara pemerintah dan pengusaha dalam menghadapi Covid – 19. Optimisme harus dibangun agar kita bisa bertahan di tengah pandemi, dengan semangat kebersamaan gotong royong serta kolaborasi antara berbagai pihak.

“Kita sedang mengupayakan penambahan 250.000 lagi vaksin untuk Jawa Timur,” kata Hanung.

Sementara itu Khofifah Indar Parawansa mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya vaksinasi gratis untuk koperasi dan UKM di Jawa Timur ini. “Kerja bareng dan kerja gotong royong ini sebagai langkah strategis untuk bersama-sama menuju perwujudan percepatan herd immunity,” kata Khofifah.

Sebelumnya, saat konfrensi pers Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah, mengatakan bahwa program vaksinasi ini ditujukan untuk karyawan dan pendukung ekosistem ritel serta para pelaku koperasi dan UMKM.

“Di Jawa Timur rencananya akan dilaksanakan di beberapa titik yaitu Kota Surabaya, Sidoarjo, Malang, Gresik, Mojokerto, Lamongan dan Jombang. Program ini dilaksanakan bersamaan dengan Hari Belanja Diskon Indonesia (HBDI) yang akan berlangsung selama bulan Agustus,” katanya.

Ditambahkannya, rangkaian vaksinasi dan diskon ini diharapkan dapat semakin mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Sebagai bentuk apresiasi pada masyarakat yang telah divaksin Covid-19, akan ada berbagai diskon yang disediakan oleh para pengusaha ritel yang tergabung dalam Hippindo.

“Jadi, setelah divaksin, diharapkan masyarakat akan merasa nyaman untuk berbelanja. Dan dengan berbelanja, maka akan saling membantu masyarakat lainnya,” ujarnya.

Vaksinasi di Gedung Kencana dilakukan mulai Pk 08.00 sampai Pk 16.00. Setiap hari ditarget 500 sampai 1000 orang yang divaksin. Vaksinasi ini melibatkan 20 orang panitia, 20 orang relawan dan 10 orang tenaga medis.

Provinsi Jawa Timur mengajukan penambahan 250.000 lagi vaksin mengingat jumlah UKM di Jawa Timur mencapai kurang lebih 9,7 juta dan karyawan koperasi 256.250 orang dari 22.256 unit koperasi.

“Untuk Jawa Timur mendapatkan jatah 50.000 vaksin. Jumlah ini sebetulnya masih kurang banyak. Mengingat jumlah UKM di Jawa Timur sebanyak kurang lebih 9,78 juta dan karyawan koperasi 256.250 orang. Karena itu Jawa Timur minta tambahan 250.000 lagi dan disetujui Kementerian Koperasi dan UKM, masih proses pengajuan ke Kementerian Kesehatan,” kata Mas Purnomo Hadi, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur.

Harapan Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, dan Gubernur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa, setelah pelaku UKM dan koperasi divaksin, maka imunnya menjadi lebih kuat sehingga bisa menjalankan usahanya, selain itu bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.(res)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed