by

Walikota Surabaya: SDN Sawunggaling 1 Rumah Sehat Hanya untuk OTG

-Berita-222 views

MAKINEWS – Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan, penolakan warga Bumi Arjo atas rencana penggunaan SDN Sawunggaling 1 sebagai tempat isoman bisa jadi karena sebagian mereka belum paham hakikat Rumah Sehat. Tentu saja berbeda pengelolaannya dengan rumah sakit.

“Rumah Sehat ini khusus bagi warga setempat yang OTG (orang tanpa gejala). Mereka diterapi oleh tenaga medis dari Dinkes agar sembuh,” katanya, Selasa (27/7), via WA kepada makinews.id.

Ketika bicara rumah sehat, papar Eri, tentu peruntukkannya untuk pasien positif covid yang OTG. Bayangkan kalau OTG dibiarkan berkeliaran di kampung, beli rokok atau beras. Padahal mereka sebagai carrier virus di wilayah domisilinya, sehingga lebih baik dipantau di Rumah Sehat tersebut.

“Ketimbang keluyuran nanti malah menulari keluarga atau tetangganya. Maka lebih baik ditampung jadi satu di situ diupayakan sampai sembuh,” ujarnya lagi.

Gedung SD itu bukan untuk isoman bagi mereka yang  sudah jelas positif setelah menjalani tes PCR. “Hanya OTG saja. Kalau mereka ada batuk-pileknya ya isoman di Asrama Haji. Sedang yang sakit bergelaja berat, mulai sesak nafas tentu dirawat di rumah sakit,” terangnya.

Eri juga menekankan, warga  sekitar jangan khawatir ketularan virus Covid-19. “Mereka kami pantau 24 jam. Lokasi itu juga akan disemprot disinvektan setidaknya dua kali sehari.” pungkasnya.

Sementara itu Selasa siang (27/7) warga melanjutkan aksi penolakan perihal tempat isoman, Warga meminta keterangan langsung dari Camat Wonokromo, Tomi Ardiyanto. Ditemani oleh satgas dari Dinas Kesehatan dan Lurah Sawunggaling, lewat koordinator aksi Eri Irawan, warga mendesak supaya mencari jalan alternatif atas kondisi ini.

Camat Wonokromo dialog dengan warga di SDN Sawunggaling 1, Selasa (27/7).

“Kami bersama warga tidak berhenti mendesak pamerintah Kecamatan Wonokromo untuk bisa mencari alternatif kebijakan lain yang kemudian bisa kami terima duduk masalahnya,” kata Eri.

Pemerintah Kota Surabaya mencari tambahan ruang isolasi karena penyebaran Covid-19 di wilayah Wonokromo terus bertambah, berencana memanfaatkan SDN Sawunggaling 1 sebagai tempat isoman OTG.

“Sifatnya sudah pakem. Tidak ada alternatif tempat lainnya,” kata Camat Wonokromo, Tomi Ardiyanto, saat menemui warga di ruang gedung SDN sawunggaling tersebut.

Menurut Tomi Ardiyanto,  kebijakan pemerintah itu melalui banyak pertimbangan.

Warga meminta agar kebijakan ini terlebih dahulu disosialisasikan sampai ke bawah, sehingga tidak terjadi miss komunikasi, selebihnya warga meminta jaminan keamanan terutama keselamatan masyarakat Sawunggaling, khususnya yang berdekatan langsung dengan tempat isoman lebih diperhatikan kondisi kesehatanya.

“Kami berharap agar  kebijakan ini lebih dahulu kami dengar untuk kemudian diterima khalayak. Kami juga pani. Wong tdak ada omongan tahu-tahu mau dipakai tempat isoman,” tambah Eri.

Dengan ditetapkanya SDN Sawunggaling 1 sebagai isoman untuk pasien OTG (Orang Tanpa Gejala), warga RW 5 Sawunggalin berinisiatif membentuk satgas sendiri guna mengontrol aktivitas satuan tugas di SDN Sawunggaling

“Kami selanjutnya akan membentuk kelompok pengontrol yang akan mengawasi aktivitas kesehatan yang dilakukan, seperti menseterilkan area yang dipakai isoman dan meminta ruang berbeda  untuk hasil limbah supaya tidak bercampur bersama warga,” kata Er.(dur/feb)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed