by

LSM Maki Vaksinasi Covid-19 Gratis di Permata Juanda

LSM Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) maqam-nya gerakan “anti-korupsi”. Sementara urusan vaksinasi Covid-19 tentu saja terkait krisis kesehatan. Sebuah ikhtiar demi merangsang pembentukan imunitas (antibodi) pada sistem imun di tubuh manusia.

Lantas, adakah relevansi antar-keduanya?

Heru Satriyo, Sip., Ketua LSM MAKI Koorwil Jawa Timur, yang disodori pertanyaan itu, terdiam sejenak. “Ini kami peduli. Kata kuncinya: Kepedulian,” ucapnya, diplomatis.

Menurutnya, gerakan anti-korupsi maupun gerakan vaksinasi Covid-19 sama-sama berurusan dengan “penyakit” kemanusiaan.

“Dampak yang ditimbulkan sama-sama seriusnya. Maka itu kami, MAKI Jawa Timur turut ambil prakarsa pelaksanaan vaksinasi ini,” imbuhnya di sela penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 di depan Sekretariat MAKI Korwil Jatim di Perumahan Permata Juanda CC 18, Sedati-Sidoarjo, Senin (21/6/2021) lalu.

Heru Satriyo

Sekitar 250 warga Perumahan Permata Juanda dan pengurus/anggota MAKI Korwil Jatim antusias mendatangi tempat pelaksanaan vaksinasi tahap 2 itu, sejak pagi. Vaksinasi tersebut merupakan lanjutan pemberian vaksin tahap 1 sebulan lalu, yang juga diprakarsai MAKI Jatim bekerjasama dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Sidoarjo, Dinas Kesehatan serta Puskesmas Sedati.

Sebelum menerima suntikan Vaksin Astra-zeneca, warga diatur agar mematuhi protokol kesehatan ketat. Mereka diukur suhu tubuh, cuci tangan atau membersihkan tangan dengan handsenitizer, lalu verifikasi eKTP dan menerima nomor antrian.

Panitia juga menyiapkan masker gratis, meski seluruh peserta vaksinasi telah mengenakan masker muka dari rumah. Dan, tak satu pun peserta yang bermasalah dengan hypertensi hingga screening perihal penyakit ikutan. Itulah sebabnya prosesi penyuntikan vaksin tahap 2 ini berlangsung lancar, tanpa ada kendala berarti.

Para kru dari Satgas Covid, pejabat kecamatan, dokter dan paramedis yang bertugas pun tampak lega seusai merampungkan vaksinasi. Secara keseluruhan berjalan lancar, tanpa kendala. Sebab, dengan prosedur vaksinasi yang benar diharapkan akan diperoleh kekebalan tubuh yang optimal, penyuntikan yang aman dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang minimal.

Bagi lembaga MAKI Jatim, kegiatan vaksinasi ini selain sebagai bentuk kepedulian, juga dukungan dalam menyosialisasikan langkah Pemerintah RI dalam meminimalisir dampak pandemi Covid-19.

Dan, tak kalah pentingnya, prakarsa MAKI itu diniatkan untuk menggedor kesadaran akan pentingnya vaksin bagi masyarakat. Sehingga virus corona yang merupakan pandemi global dapat diminimalisir kegawatannya di bumi Indonesia.

“Semoga langkah kecil kami ini menjadi bentuk pembelajaran bagi semuanya, demi  menggelorakan pentingnya gerakan 3M dan 5M, serta pentingnya vaksinasi ini,” papar Heru.

Ia berharap, terselenggaranya vaksinasi tersebut dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat. Sebab, ujarnya, kesehatan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan saja. “Tanggung jawab bersama para pihak, bahu-membahu, termasuk tanggung jawab masyarakat itu sendiri, ” pungkasnya.

Sementara itu Fredy, warga Perumahan Permata Juanda, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di perumahanya. “Tempatnya bersih, peserta mematuhi protokol kesehatan dan antrinya lancar,” kata Fredy yang ikut vaksin bersama keluarganya.(dur)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed